Sampingan

Kenapa Pengguna Komputer Harus Belajar Menggunakan CLI (Command Line Interface) ?

cli_gui_bumper_sticker-p128173683900463483en8ys_400Judul diatas unik ya? 😀

Nah… dihari pertama UN, saya mau membahas tentang “Kenapa Pengguna Komputer Harus Belajar Menggunakan CLI (Command Line Interface) ?”. Tapi, sebelum masuk ke topik tulisan, saya ingin menuliskan kalimat untuk adik-adik SMA yang sedang ujian –> selamat berjuang semoga sukses, mudah-mudahan apa yang kalian pelajari selama 3 tahun di SMA bermanfaat dan dapat dipertanggung jawab kan 🙂

Oke, prakatanya sudah cukup.

Saatnya kembali ke permasalahan. Buat temen-temen yang sering menggunakan komputer dan sudah pernah menggunakan berbagai macam sistem operasi, pasti bisa membandingkan mana sistem operasi yang pas dihati dan tidak. Tentunya karena alasan pribadi dan kebutuhan sehari-hari ya.

Pernahkah temen-temen memperhatikan salah satu aplikasi bawaan pada sistem operasi yang digunakan? Aplikasi ini pasti ada di setiap sistem operasi desktop. Padahal, yang menggunakannya tidak banyak. Aneh ya? Nama aplikasinya juga berbeda-beda pada setiap sistem operasi. Tapi, kegunaannya tetap sama. Namanya adalah terminal atau cmd (command prompt) atau shell.

Ketika terminal dijalankan, tampilan yang muncul hanyalah teks warna putih dan pointer dengan bentuk garis bawah yang berkelap-kelip (mirip bintang dilangit ya 😀 ). Tidak ada latar belakang berupa gambar, kalau mau masuk ke direktori harus mengetikkan perintah, tidak bisa klik ini – klik itu, tidak ada pointer berbentuk panah untuk menekan tombol menu, apalagi kalau mau nonton film. Pokoknya, tampilan yang ada hanya teks Ya, hanya teks. Tampilan yang seperti ini disebut dengan CLI singkatan dari Command Line Interface.

Terminal, CLI

Terminal, Contoh CLI

Sekilas aplikasi ini mungkin tidak menarik untuk digunakan. Tapi tahukah temen-temen, aplikasi ini dapat menjadi penolong ketika tampilan GUI dari sistem operasi yang digunakan mengalami masalah.

GUI

Contoh GUI

GUI singkatan dari Graphical User Interface. Tampilan ini seperti yang ada dikomputer temen-temen yang sedang digunakan saat ini. Kalau mau lihat aplikasi yang ada tinggal klik menu, mau salin file dari direktori 1 ke direktori 2 tinggal ctrl+c dan ctrl+v. Pokoknya enak deh, gak perlu menghapal perintah untuk mengerjakan sesuatu.

Lalu, kenapa temen-temen tetap harus belajar CLI? Padahal, GUI lebih mudah dan enak. Hmmm… Kalo ada kasus seperti dibawah ini, mungkin temen-temen akan berpikir 2 kali untuk tidak belajar CLI. Mari disimak 🙂

  • Dipagi hari yang cerah nan indah, temen-temen menghidupkan komputer untuk main game atau sekadar berselancar didunia maya. Tiba-tiba, dari monitor muncul tulisan
    – “No system disk, press any key to reboot”
    – “Command com not found, please insert boot disk”
    – “Invalid dos version, press any key to reboot”
    Apa yang akan temen-temen lakukan, install ulang? Bagaimana dengan data penting? Bawa ke tukang servis?
  • Atau tulisan yang keluar seperti ini
    – “PC halted”
    – “Registry error, press any key to continue”
    – “Himem.sys not loaded, low conventional memory”
  • Tombol untuk terhubung ke internet hilang. Sudah dicari-cari tetap saja tidak ada(kemungkinan ada paket yang tidak terpasang ketika proses instal). Satu-satunya cara untuk terhubung ke internet adalah melalui terminal. Tapi, caranya tidak tahu. Mau instal ulang?
  • Ketika temen-temen sedang update sistem operasi, lalu me-upgrade dan meminta reboot. Setelah reboot, desktop manager hilang. Yang ada hanyalah barisan kalimat putih dengan latar hitam yang membosankan. Mau instal desktop manager tidak tahu caranya. Selanjutnya apa yang akan temen-temen lakukan?

Contoh diatas adalah contoh kasus yang pernah terjadi pada saya (nomor 3 dan 4 saja. sisanya dikutip dari buku 😀 ). Jika temen-temen mengalami hal seperti diatas, dan kebetulan temen-temen tidak bisa atau tidak terbiasa dengan CLI, apa yang akan temen-temen lakukan?

Bukannya mendoakan atau mengharapkan kejadian yang tidak baik tapi, alangkah baiknya jika kita sebagai pengguna berjaga-jaga dari kondisi yang tidak diinginkan. Untuk panduan atau tutorial, silahkan mencari melalui google. Karena, banyak tutorial yang bertebaran didunia maya sana. Tinggal kita saja yang mau mempelajarinya atau tidak 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s